Argentina 3-0 Aljazair: Hattrick Messi Jadi Kunci Comeback Mengejutkan

Arrowhead Stadium, Kansas City — Argentina sukses meraih kemenangan telak 3-0 atas Aljazair dalam laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026. Namun, kemenangan ini tak lepas dari drama menegangkan yang menggoyang ritme pertandingan, setelah Aljazair sempat unggul lebih dulu lewat gol cepat Fares Chaibi.
Jalannya Pertandingan
Laga baru memasuki menit ke-8 ketika Aljazair membuat kejutan besar. Fares Chaibi, yang tampil gesit dan cerdas, memanfaatkan celah di lini belakang Argentina untuk membobol gawang Emiliano Martinez. Skor 1-0 pun berdiri, sekaligus menjadi pukulan keras bagi tim asuhan Lionel Scaloni yang belum mampu menemukan irama permainan.
Namun, Argentina tak butuh waktu lama untuk bangkit. Dalam tempo hanya sembilan menit, mereka langsung menyamakan kedudukan. Di menit ke-17, Lionel Messi—yang kembali menunjukkan kelasnya—menggiring bola dari sisi kanan, kemudian melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu diantisipasi kiper Aljazair. Skor jadi 1-1, dan momentum mulai bergeser ke pihak Albiceleste.
Memasuki babak kedua, Argentina tampil lebih dominan. Tekanan terus diberikan, dan pada menit ke-60, Messi kembali mencatat namanya di papan skor. Gol kedua itu datang dari eksekusi bebas yang disempurnakan dengan tendangan kaki kiri yang akurat, menggetarkan gawang lawan. Skor berubah menjadi 2-1 untuk Argentina.
Kemenangan pun dikunci pada menit ke-76, saat Messi menyelesaikan serangan cepat dengan tendangan voli yang tak terbendung. Hattrick-nya menjadi penanda kemenangan mutlak bagi Argentina, sekaligus memperbesar keunggulan menjadi 3-0.
Momen Kunci
Gol cepat Chaibi di menit ke-8 memang menjadi awal yang mengejutkan, tapi sekaligus menjadi ujian mental bagi Argentina. Namun, respons cepat Messi justru mengubah dinamika laga. Kehadiran sang kapten tidak hanya menyelamatkan skor, tapi juga mengubah arah permainan.
Dari situ, Argentina benar-benar mengambil alih kendali. Konsistensi dan kreativitas Messi menjadi tulang punggung serangan, sementara pergerakan lincah pemain-pemain seperti Julián Álvarez dan Enzo Fernández menciptakan ruang yang sulit dibendung.
Pemain Terbaik: Lionel Messi
Tidak ada keraguan lagi—Lionel Messi layak mendapat gelar pemain terbaik laga. Tiga golnya bukan sekadar angka, tapi simbol dominasi dan kematangan emosional yang ditunjukkan di momen krusial. Dengan visi tajam, kontrol bola luar biasa, dan ketepatan tembakan yang tak kenal kompromi, Messi kembali membuktikan bahwa ia tetap menjadi mesin utama Argentina.
Arti Hasil Ini
Bagi Argentina, kemenangan ini adalah modal berharga di awal turnamen. Tiga poin penuh, plus performa gemilang Messi, membuat mereka dipandang sebagai calon kuat lolos ke babak knockout. Scaloni pasti puas dengan mentalitas tim yang mampu bangkit dari ketertinggalan, serta disiplin strategi yang terlihat jelas di babak kedua.
Di sisi lain, Aljazair harus merenung. Gol cepat Chaibi tak cukup untuk mengimbangi kekuatan Argentina. Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga soal kesiapan bertahan dan reaksi cepat saat tertekan. Meski begitu, mereka masih memiliki kesempatan di dua laga tersisa. Fokus dan konsistensi pertahanan harus segera ditingkatkan.
Pertandingan ini kembali membuktikan: Argentina tetap menjadi salah satu favorit juara dunia, dengan Lionel Messi sebagai mesin utama yang tak bisa diabaikan. Dan di Kansas City, dia kembali menunjukkan alasan mengapa dia tetap menjadi bintang dunia.