5 Hal yang Wajib Diwaspadai: Jordan vs Aljazair
Duel Tajam di Lini Depan
Ali Alwan, sang penyerang andalan Yordania yang tampil tajam sepanjang fase grup, bakal dihadang oleh tembok pertahanan Aljazair yang dipimpin Aissa Mandi—bek tangguh dan pengalaman di level Eropa. Klinis atau tidaknya kedua kubu di depan gawang bisa jadi penentu utama siapa yang melangkah ke babak berikutnya.Kondisi Fisik Riyad Mahrez
Riyad Mahrez tetap menjadi nyawa serangan Aljazair, tapi kabar cedera ringan di paha kanannya belakangan ini mengundang tanda tanya besar. Jika The Magician tak tampil 100%, ruang bagi Yordania untuk menekan lebih agresif—terutama di sisi sayap—akan terbuka lebar.Catatan Mengerikan dalam Riwayat Pertemuan
Dari lima laga terakhir antara kedua tim, Aljazair tak pernah kalah—semuanya berujung kemenangan dengan rata-rata selisih dua gol. Untuk Yordania, ini bukan sekadar soal strategi, tapi juga soal memecah mental block: mereka harus berani keluar dari bayang-bayang kekalahan beruntun itu.Kelemahan Fatal di Situasi Bola Mati
Aljazair terbukti rapuh saat menghadapi set piece—telah kebobolan tiga kali lewat tendangan sudut dan tendangan bebas di turnamen ini. Bagi Yordania, ini adalah golden opportunity: eksekusi akurat dari situasi mati bisa jadi kunci membobol gawang Rais M’Bolhi.Ujian Mental di Babak Gugur
Yordania belum pernah merasakan kemenangan di fase gugur Piala Dunia—catatan buruk yang bisa jadi bom waktu jika tekanan menumpuk di 15 menit awal. Sebaliknya, Aljazair punya modal pengalaman juara Piala Afrika 2019: mereka tahu betul bagaimana mengatur ritme, menjaga ketenangan, dan memanfaatkan momen krusial. Satu kesalahan kecil bisa berbuah fatal.