ASI dan Meksiko Mengetahui Nasib Grup Tahap Awal Seiring Percepatan Persiapan Piala Dunia 2026

Hitung mundur menuju Piala Dunia FIFA 2026 kini benar-benar berjalan, dengan tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Meksiko mengetahui nasib mereka di tahap grup — membuka jalan bagi turnamen sepak bola terbesar dalam sejarah. Piala Dunia pertama dengan 48 tim, yang digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, akan dimulai pada 11 Juni, dengan Meksiko menghadapi Afrika Selatan dalam laga pembuka Grup A — pertandingan yang menegaskan cakupan global kompetisi yang ambisius ini.
Kehadiran El Tri di Grup A berarti mereka akan menjadi sorotan utama sejak peluit pertama dibunyikan, dengan tugas untuk memberikan start kuat di tanah air mereka sendiri. Sementara itu, Amerika Serikat telah digelar di Grup D, di mana harapan sangat tinggi. Di bawah pengawasan pelatih kepala baru Mauricio Pochettino, tim Amerika Serikat berharap bisa membuat pernyataan awal, sambil memikul beban sebagai tuan rumah sebagian besar pertandingan di antara tiga negara tersebut.
Skala Piala Dunia ini luar biasa: 104 pertandingan dilangsungkan di 16 stadion, dengan lokasi tersebar di sebelas kota di Amerika Serikat, tiga di Meksiko, dan dua di Kanada — distribusi yang ditentukan saat penawaran bersama dikonfirmasi pada 10 April 2017. Pentingnya, tidak ada stadion baru yang dibangun; sebaliknya, semua fasilitas yang sudah ada sedang menjalani renovasi intensif guna memenuhi standar ketat FIFA menjelang pertandingan pembuka.
Dengan undian grup selesai, fokus kini beralih ke penyelesaian pembaruan venue dan penentuan jadwal pertandingan lengkap. Meskipun rencana tiket dan inisiatif keterlibatan fans masih dirahasiakan, fondasi struktural turnamen mulai berdiri kokoh. Seiring percepatan persiapan, satu hal menjadi jelas: Piala Dunia 2026 tidak hanya akan datang — ia sudah hadir, mengubah wajah sepak bola internasional di seluruh Amerika Utara.