Canada makes it 6 against Qatar! 🌎🇨🇦 Thoughts with Ismael Kone who suffered a bad injury. Who’s been your Man of the Match? https://t.co/ZXP0BXbrW2

Kemenangan Bersejarah Kanada Tertutup Cedera Parah
VANCOUVER — Kanada mencatat sejarah dengan cara yang mengesankan pada 18 Juni 2026, menang telak atas Qatar 6-0 dalam pertandingan Grup B di BC Place — kemenangan pertama mereka dalam sejarah FIFA World Cup. Namun kegembiraan itu teredam oleh kejadian buruk ketika gelandang Ismael Kone dibawa keluar dengan brankar karena cedera parah pada kaki, membawa bayang-bayang panjang atas momen kebanggaan nasional yang seharusnya.
Jonathan David menjadi bintang utama, merobek pertahanan Qatar dengan hat-trick klinis yang menunjukkan dominasi serangan Kanada sejak menit pertama. Hasil ini memperkuat posisi tim besutan Jesse Marsch untuk lolos ke babak 32 besar, menjadikan laga terakhir grup melawan Swiss sebagai pertandingan penting.
Pertandingan berubah menjadi malapetaka tepat setelah jam ke-60 ketika Assim Madibo dari Qatar melakukan tekel kasar terhadap Kone. Gelandang Kanada itu roboh ke tanah, memegang kakinya, dan harus dibawa keluar dengan brankar, menerima oksigen di pinggir lapangan. VAR segera meningkatkan kartu kuning awal Madibo menjadi kartu merah, membuat Qatar harus bermain dengan dua pemain dikurangi — akhir yang memalukan bagi pertandingan yang sudah berjalan buruk.
Nathan Saliba, yang baru masuk sebagai pengganti, tidak menyia-nyiakan kesempatan. Dalam penampilan debutnya, ia melepaskan tendangan bebas langsung yang dahsyat yang meluncur ke pojok atas gawang, membuat pendukung tuan rumah bersorak. Ia kemudian merayakannya dengan mengangkat jersey Kone — tindakan penuh makna yang mencerminkan solidaritas tim dalam masa sulit.
Kebuntuan Qatar semakin dalam ketika Mohammad Al Mannai secara tidak sengaja mengarahkan tembakan Jacob Shaffelburg ke gawangnya sendiri, menambah rasa malu atas performa yang tidak terkendali dan kurang disiplin.
Tensi memuncak setelah peluit akhir, dengan pemain dari kedua tim terlibat perkelahian panas. Salaman antara Marsch dan Julien Lopetegui dari Qatar terlihat sangat kaku, menunjukkan meningkatnya permusuhan antar tim.
Sementara Kanada merayakan pencapaian bersejarah, semua mata kini tertuju pada pemulihan Kone saat skuad bersiap menghadapi pertandingan krusial melawan Swiss — laga yang bisa jadi menentukan nasib mereka dalam turnamen ini.