Mbappé Kritik Performa Prancis Usai Tersingkir dari Semifinal Piala Dunia 2026 oleh Spanyol

Kylian Mbappé tidak membuang-buang waktu setelah kekalahan Prancis 0-2 dari Spanyol di semifinal Piala Dunia FIFA 2026 di Dallas Stadium, Arlington, Texas. Kapten tim memberikan penilaian tajam usai pertandingan, menyebut penampilan timnya sama sekali tak layak bagi sebuah tim sekelas mereka.
“Kita jujur saja — sentuhan kami, pergerakan kami, intensitas kami… semuanya tidak cukup baik untuk semifinal Piala Dunia,” kata Mbappé dengan nada frustrasi. “Kami kalah dalam segala aspek.”
Kritik itu bukan hanya soal kerja keras — tetapi juga soal taktik. Mbappé menyoroti ketimpangan nyata di lini tengah, di mana Prancis terus kalah jumlah pemain. “Melawan tim seperti Spanyol, Anda tidak bisa duduk manis dan membiarkan mereka menguasai permainan. Kami seharusnya melakukan pressing 1-on-1, bukan membiarkan mereka membangun serangan dari belakang seperti yang mereka lakukan. Itulah cara Anda kalah pada level ini.”
Pemain sayap itu juga mengambil tanggung jawab penuh atas kegagalan tim mencapai final. “Kami tidak memiliki kemampuan yang dibutuhkan,” akunya secara blak-blakan. “Dan jika saya jujur, saya juga tidak berbuat cukup.” Performa dirinya sendiri menjadi sorotan: Mbappé hanya mendapat 15 sentuhan di babak pertama — terendah di antara semua pemain sayap di lapangan — jauh dari pengaruh biasanya.
Prancis kini tersingkir dari turnamen dan akan menghadapi Inggris dalam laga perebutan posisi ketiga. Pertandingan tersebut adalah bentuk kompensasi yang minim arti bagi tim yang datang ke Amerika Utara dengan ambisi membawa pulang trofi.
Sementara itu, Spanyol melaju ke final Piala Dunia pertama mereka sejak 2010, sedangkan Les Bleus harus merapikan diri dengan rasa pahit di mulut. Kampanye yang dimulai dengan harapan tinggi kini berakhir dalam kekecewaan — dan pernyataan terbuka Mbappé akan terus menggema setelah peluit akhir berbunyi.