Skorly
Berita & analisis sepak bola Piala Dunia 2026

Kepopuleran Vozinha di Piala Dunia Menghadapi Hambatan di Chile karena Larangan Nama Panggilan di Colo-Colo

Sensasi Piala Dunia dari Cape Verde, Vozinha, mungkin harus meninggalkan nama panggilan yang membuatnya menjadi idola global saat mengenakan jersey Colo-Colo musim ini. Kiper yang naik daun menjadi bintang dunia selama Piala Dunia FIFA 2026 kini menghadapi kejutan tak terduga: aturan sepak bola Chili kemungkinan akan melarangnya memakai nama panggilan terkenal tersebut di seragam klub.

Masalah ini berasal dari aturan yang dikeluarkan oleh Asosiasi Sepak Bola Profesional Nasional Chili (ANFP), yang secara ketat menetapkan bahwa hanya nama belakang resmi yang boleh tertulis di bagian belakang jersey—meskipun pemain diperbolehkan mencantumkan inisial nama depan. Artinya, Vozinha, yang memiliki nama lengkap Josimar José Évora Dias, harus mengenakan "Dias" atau "Évora Dias" alih-alih nama panggilan yang telah melekat dengan penampilannya yang menggetarkan.

Larangan ini mengejutkan baik pemain maupun Colo-Colo, yang sebelumnya sudah merencanakan untuk menampilkan "Vozinha" secara mencolok di jersey barunya—langkah yang dianggap strategi pemasaran cerdas mengingat popularitas kiper tersebut yang melonjak pesat. Sebelum Piala Dunia, Vozinha memiliki sekitar 56.000 pengikut Instagram; setelah pertandingan melawan Spanyol, jumlahnya naik menjadi sekitar 13,8 juta. Selama turnamen, ia mendapatkan 29,4 juta pengikut. Performanya yang tenang di bawah tekanan, ditambah kepribadian menyenangkan, mendapat pujian luas—dan membuatnya dicintai pendukung di luar Cape Verde.

Kini, pengakuan itu mungkin datang dengan catatan. Dengan aturan ANFP yang tidak memberi ruang sedikit pun—bahkan bagi bintang ternama atau nama panggilan populer—klub dan pemain harus berjalan dalam wilayah yang belum pernah ditempuh sebelumnya. Belum jelas apakah Colo-Colo akan mengajukan banding resmi atau mencari dispensasi khusus, tetapi untuk saat ini, jalannya masih kabur.

Bagi Vozinha, bermain di lapangan Chili tanpa nama panggilan ikoniknya bukan sekadar perubahan branding—ini merupakan perubahan simbolik. Pria yang menjadi simbol ketahanan dan gaya di pentas dunia kini mungkin hanya akan dikenal sebagai nama keluarga resmi di mata para penonton dari rumah.

Satu hal pasti: kisah debut Vozinha di Amerika Selatan tidak hanya tentang sepak bola. Ini juga tentang identitas, regulasi, dan harga dari ketenaran dalam olahraga modern.

Bagikan:WhatsAppXFacebookTelegram

Sumber

Dapatkan Panduan Piala Dunia 2026 GRATIS

Masukkan email & WhatsApp untuk menerima PDF Panduan Bertahan Piala Dunia 2026 untuk fans Indonesia.

Komentar

Masuk untuk ikut diskusi. Masuk