Skorly
Berita & analisis sepak bola Piala Dunia 2026

Kelompok Oposisi Berbasis AS Menargetkan Kualifikasi Iran di Piala Dunia 2026 Jelang Kick-Off

Los Angeles, 10 Juni 2026 — Menjelang dimulainya Piala Dunia FIFA 2026, Kantor Perwakilan Amerika Serikat Dewan Resistensi Nasional Iran (NCRI) mengumumkan kampanye besar-besaran di Los Angeles, dengan membuka pameran foto dan mengadakan konferensi pers untuk menuntut FIFA mencabut kualifikasi Iran dari turnamen.

Acara ini digelar hanya beberapa hari sebelum ajang sepak bola global dimulai, dan menuduh adanya intervensi politik mendalam oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran terhadap institusi olahraga negara tersebut. Mengandalkan kesaksian dari mantan pemain tim nasional Iran, NCRI mengungkap bukti-bukti menggugurkan tentang paksaan negara, pelanggaran hak asasi manusia, serta manipulasi sistematis dalam federasi sepak bola Iran—klaim yang menurut mereka merusak integritas kompetisi internasional.

Meski tekanan semakin meningkat, FIFA belum mengambil langkah untuk mengecualikan Iran, tetap menyatakan bahwa tim tersebut memenuhi syarat sesuai peraturan turnamen. Sementara itu, Amerika Serikat telah memperbarui posisinya: meskipun tidak akan menghalangi partisipasi Iran, pihaknya telah menolak visa bagi beberapa anggota delegasi sepak bola Iran menjelang turnamen.

Iran tetap dipastikan bermain di Grup G, dengan pertandingan pembukaan mereka melawan Selandia Baru dijadwalkan pada 15 Juni 2026. Kehadiran skuad Iran dalam jadwal resmi tetap tak berubah, dan tidak ada negara co-host—Kanada, Meksiko, atau Amerika Serikat—yang mengambil tindakan untuk mencegah mereka tampil di lapangan.

Penolakan visa tersebut semakin memicu kontroversi, menekankan ketegangan geopolitik yang lebih luas terkait kualifikasi Iran dan dugaan dominasi pemerintah atas atlet. NCRI berargumen bahwa tindakan-tindakan ini mencerminkan pola kendali negara atas olahraga, sehingga sepak bola berubah menjadi alat propaganda rezim daripada kompetisi yang adil.

Namun, sikap pemerintah AS menunjukkan bahwa partisipasi olahraga akan tetap berlangsung tanpa memedulikan permasalahan politik. FIFA pun tetap bersikukuh, menekankan komitmennya untuk menjauhkan politik dari sepak bola—meski suara oposisi seperti NCRI semakin menguatkan kampanye mereka.

Saat ini, susunan Grup G tetap utuh. Tempat Iran di Piala Dunia tetap aman. Namun, seiring dunia menatap ke Amerika Utara, perdebatan tentang siapa yang boleh bermain—dan mengapa—tampaknya belum berakhir.

Bagikan:WhatsAppXFacebookTelegram

Sumber

Dapatkan Panduan Piala Dunia 2026 GRATIS

Masukkan email & WhatsApp untuk menerima PDF Panduan Bertahan Piala Dunia 2026 untuk fans Indonesia.

Komentar

Masuk untuk ikut diskusi. Masuk