Belgia dan Mesir Berbagi Hasil Imbang Dramatis 1-1 di Seattle

Belgia dan Mesir menampilkan pertandingan pembuka yang penuh tensi dalam Grup G Piala Dunia FIFA 2026, berakhir dengan hasil imbang ketat 1-1 di Seattle pada 15 Juni — hasil yang membuat grup tersebut tetap terbuka dan penuh intrik.
Mesir unggul lebih dulu pada menit ke-20, memanfaatkan momen brilian dari pemain kunci di lini serang. Umpan terobosan yang ciamik mengarah ke Emam Ashour, yang kemudian mencatatkan gol dengan tenang untuk memberi keunggulan awal bagi Pharaohs. Keunggulan itu layak diraih karena Mesir mendominasi sebagian besar babak pertama, menekan lini belakang Belgia dengan umpan tajam dan pressing yang tak kenal lelah.
Sementara itu, Belgia kesulitan menunjukkan dominasi di awal pertandingan. Lini tengah mereka kurang fluida, dan lini depan tampak tidak sinkron melawan pertahanan Mesir yang terorganisir rapi.
Tim Merah Belanda bangkit setelah jeda, memaksa Mesir bertahan dalam. Hanya 20 detik setelah pergantian pemain di babak kedua, umpan silang Thomas Meunier menemukan ruang di dekat tiang dekat; tembakan yang mengenai pemain belakang Mesir dan masuk ke gawang. Gol ini secara resmi dicatat sebagai gol bunuh diri, namun semangat yang tercipta dari gol tersebut bagi Belgia tak terbantahkan.
Meski meneruskan tekanan berkelanjutan, kedua tim gagal mencetak gol tambahan di akhir pertandingan. Peluit akhir menandai hasil imbang yang sulit diraih — sebuah hasil yang membuat Grup G tetap terbuka dan penuh drama.
Laga berikutnya Belgia setelah menghadapi Mesir adalah melawan Iran pada 21 Juni 2026 di SoFi Stadium, Inglewood, Amerika Serikat. Sementara itu, Mesir akan berusaha bangkit saat menghadapi Selandia Baru dalam laga Grup G kedua mereka. Dengan kedua tim berambisi membangun momentum, persaingan menuju tiket babak knockout dipastikan akan sangat sengit.