Turki 0-1 Paraguay: Gol Cepat Galarza Antar Paraguay Raih Kemenangan Pertama

Di laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026 yang digelar di Levi's Stadium, Santa Clara, Paraguay berhasil meraih kemenangan penting atas tuan rumah Turki dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal yang dicetak M. Galarza pada menit kedua menjadi penentu kemenangan bagi timnas Paraguay, sekaligus membawa mereka memimpin klasemen sementara grup.
Permainan berjalan ketat sejak menit pertama, namun Paraguay justru langsung mengambil inisiatif lewat serangan yang berbuah gol. Galarza sukses memanfaatkan kesalahan lini belakang Turki untuk melesakkan bola ke gawang tanpa penghalang. Gol cepat ini membuat para pendukung Paraguay bersorak, sekaligus memberi angin segar bagi tim.
Namun, keberuntungan tak berpihak pada Paraguay dalam rentang waktu singkat. Pada menit ke-48, M. Almiron harus menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Turki. Keputusan wasit itu membuat Paraguay harus bermain dengan sepuluh pemain hingga akhir laga, dan harus mengandalkan strategi bertahan untuk menjaga keunggulan.
Turki pun mendapatkan momentum setelah unggul jumlah pemain. Mereka mencoba meningkatkan intensitas serangan, namun pertahanan Paraguay yang disiplin serta soliditas dari barisan belakang membuat upaya serangan lawan gagal membuahkan hasil. Penjaga gawang Paraguay juga tampil andal, menyelamatkan beberapa peluang berbahaya dari kaki pemain Turki.
Bagi Turki, kekalahan ini menjadi awal yang pahit di babak penyisihan grup. Tim tampil dominan secara penguasaan bola, tetapi gagal memanfaatkan peluang emas dan keunggulan jumlah pemain untuk menyamakan kedudukan. Kegagalan ini membuka keran kekhawatiran soal kualitas finishing dan konsistensi permainan.
Sementara itu, kemenangan ini menjadi bekal berharga bagi Paraguay. Selain meraih poin penuh di laga pertama, mereka kini duduk di puncak klasemen Grup D, dengan modal percaya diri yang tinggi. Di laga selanjutnya, kedua tim bakal menghadapi tantangan besar—bagi Turki, bangkit dari kekalahan adalah kewajiban agar tetap berpeluang lolos ke babak knock-out.