Skorly
Berita & analisis sepak bola Piala Dunia 2026

Group J · Rabu, 17 Juni pukul 08.00 WIB

Argentina vs Algeria

ArgentinaArgentina
3 - 0
AlgeriaAlgeria

Arrowhead Stadium, Kansas City

Komentar langsung

  1. 90'

    🏁 Laga usai. Argentina 3-0 Algeria.

  2. 82'

    🔄 82' Pergantian pemain Algeria: I. Maza.

  3. 81'

    🔄 81' Pergantian pemain Algeria: N. Bentaleb.

  4. 80'

    🔄 80' Pergantian pemain Argentina: C. Romero.

  5. 80'

    🔄 80' Pergantian pemain Argentina: L. Messi.

  6. 87'

    📊 Argentina vs Algeria: penguasaan bola 47%-53%, tembakan 10-7.

  7. 76'

    ⚽ GOAL! 76' L. Messi (Argentina) mencetak gol! Argentina unggul 3-0 atas Algeria.

  8. 76'

    ⚽ GOL! 76' L. Messi (Argentina) mencetak gol! Argentina 3-0 Algeria.

  9. 64'

    🔄 64' Pergantian pemain Algeria: A. Hadj Moussa.

  10. 64'

    🔄 64' Pergantian pemain Algeria: A. Gouiri.

  11. 64'

    🔄 64' Pergantian pemain Algeria: H. Boudaoui.

  12. 60'

    ⚽ GOAL! 60' L. Messi (Argentina) mencetak gol! Argentina unggul 2-0 atas Algeria.

  13. 60'

    ⚽ GOL! 60' L. Messi (Argentina) mencetak gol! Argentina 2-0 Algeria.

  14. 78'

    📊 Argentina vs Algeria: penguasaan bola 50%-50%, tembakan 10-6.

  15. 55'

    🔄 55' Pergantian pemain Argentina: T. Almada.

  16. 55'

    🔄 55' Pergantian pemain Argentina: L. Martinez.

  17. 46'

    🔄 46' Pergantian pemain Argentina: G. Montiel.

  18. 46'

    ▶️ Babak kedua dimulai.

  19. 45'

    ⏸️ Turun minum. Argentina 1-0 Algeria.

  20. 45'

    📊 Argentina vs Algeria: penguasaan bola 57%-43%, tembakan 3-2.

  21. 20'

    📊 Argentina vs Algeria: penguasaan bola 65%-35%, tembakan 1-0.

  22. 17'

    ⚽ GOAL! 17' L. Messi (Argentina) mencetak gol! Argentina unggul 1-0 atas Algeria.

  23. 17'

    ⚽ GOL! 17' L. Messi (Argentina) mencetak gol! Argentina 1-0 Algeria.

  24. 8'

    ⚽ GOAL! 8' F. Chaibi (Algeria) mencetak gol! Argentina 0-1 Algeria.

  25. 8'

    ⚽ GOL! 8' F. Chaibi (Algeria) mencetak gol! Argentina 0-1 Algeria.

  26. 8'

    📺 8' Tinjauan VAR: Goal Disallowed - offside.

  27. 0'

    ⚽ Sepak mula! Argentina vs Algeria dimulai.

Cuplikan gol

Cuplikan resmi

Post-Match Press Conference: Argentina's Lionel Scaloni On 3-0 Win Against AlgeriaTonton cuplikan resmi di YouTube

Rekor Pertemuan

1

Argentina

0

Seri

0

Algeria

  • Argentina 3-0 Algeria2026

Pratinjau

Duel Benua: Argentina vs Aljazair – Pembuka Panas Grup J Piala Dunia 2026

Laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026 bakal mempertemukan dua dunia sepak bola yang berbeda warna: La Albiceleste, sang juara bertahan sekaligus raksasa Amerika Selatan, kontra Les Fennecs, wakil Afrika yang dikenal tak pernah gentar menghadapi raksasa. Duel seru ini dijadwalkan bergulir pada 17 Juni 2026 pukul 01.00 WIB, dan bukan cuma soal tiga poin—ini adalah ujian karakter, mental, dan ambisi kedua tim sejak menit pertama.

Dari Sang Juara ke Kuda Hitam yang Tak Pernah Mati

Argentina datang ke laga ini dengan beban sekaligus kepercayaan diri yang tinggi. Sebagai juara bertahan dan salah satu kandidat terkuat gelar, mereka membawa aura tak terkalahkan pasca-kemenangan di Qatar 2022. Meski belum ada data performa uji coba terbaru yang dirilis, sejarah membuktikan: saat La Albiceleste tampil di Piala Dunia, mereka selalu siap bermain all-out—baik dalam menguasai tempo maupun menekan tanpa henti. Skuatnya masih dipenuhi bintang-bintang yang menghiasi liga elite Eropa, dari lini belakang hingga ujung tombak. Tapi jangan lupa: tekanan sebagai favorit bisa jadi pisau bermata dua—sedikit saja gagal membaca ritme, mereka bisa kehilangan kendali di tengah lapangan.

Di sisi lain, Aljazair bukanlah tim “penggembira”. Julukan Les Fennecs (Rubah-Sahara) bukan sekadar nama—mereka memang lihai berburu celah, gesit dalam transisi, dan punya nyali besar menghadapi lawan sekelas Argentina. Gaya bermain mereka mengandalkan kecepatan sayap, fisik tangguh, serta disiplin kolektif yang kerap membuat tim-tim besar kesulitan menciptakan peluang bersih. Mereka mungkin tak punya nama-nama sebesar Messi dulu atau Scaloni sekarang, tapi semangat juang dan kekompakan tim tetap menjadi senjata pamungkas—terutama saat bermain di bawah tekanan.

Siapa yang Bakal Mengguncang Gawang Lawan?

Sayangnya, daftar pemain kunci resmi dari kedua kubu belum diumumkan. Namun, pola main Argentina biasanya tak jauh dari skema midfield control dan forward movement yang presisi. Julian Álvarez dan Lautaro Martínez—duo penyerang yang sudah terbukti tajam di level klub dan timnas—bakal jadi ujung tombak utama. Jika lini tengah mampu memberi suplai bola berkualitas, pertahanan Aljazair bisa kewalahan menghadapi kombinasi cepat dan pergerakan tanpa bola yang khas ala La Albiceleste.

Sementara itu, Aljazair kemungkinan besar akan memainkan strategi counter-pressing yang ketat. Mereka tak akan duduk manis menunggu—tapi langsung menekan begitu kehilangan bola, lalu melesat lewat sayap dengan kecepatan eksplosif. Nama-nama seperti Riyad Mahrez (jika masih aktif di level internasional) atau generasi muda berbakat dari Ligue 1 dan Bundesliga bisa jadi pengacak utama di lini serang. Yang pasti: Aljazair tak akan bermain defensif total. Mereka akan mencari celah, memanfaatkan setiap mistake, dan siap menjebol gawang Emiliano Martínez—jika peluang muncul, mereka tak akan ragu.

Perang Taktik: Dominasi vs Disiplin

Secara taktis, ini adalah duel antara dua filosofi yang saling melengkapi sekaligus bertentangan. Argentina kemungkinan besar akan tampil dalam formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1, dengan fokus membangun serangan dari belakang, menguasai third man runs, dan mengandalkan overlaps dari full-back. Kelemahan potensial mereka? Transisi dari serang ke bertahan—terutama jika lini tengah kehilangan posisi usai kehilangan bola.

Aljazair, sebaliknya, lebih mungkin mengadopsi formasi 4-4-2 compact atau 4-3-3 low block, dengan garis pertahanan rapat dan midfield line yang tak mudah ditembus. Mereka akan membiarkan Argentina menguasai bola—tapi hanya sampai titik tertentu. Begitu bola berpindah arah, Fennecs siap melesat lewat quick transitions, memanfaatkan ruang di belakang full-back Argentina yang maju terlalu tinggi.

Dan ini bukan sekadar laga pembuka biasa. Di Grup J—yang masih menyimpan misteri soal lawan-lawan lainnya—kemenangan di partai ini bisa jadi psychological advantage besar. Tiga poin awal bukan cuma soal matematika klasemen, tapi juga momentum: tim yang menang akan masuk laga kedua dengan percaya diri, sementara yang kalah harus berjuang ekstra keras untuk bangkit.

Satu hal tak perlu diragukan: ini bukan duel antara “tim besar vs tim kecil”. Ini adalah benturan antara arte Amerika Latin dan garra Afrika—antara teknik nan halus dan semangat yang tak pernah padam. Siapa yang akan keluar sebagai pemenang? Jawabannya tak akan ditemukan di statistik atau prediksi—tapi di atas rumput hijau, saat peluit pertama dibunyikan. Bersiaplah—karena ini baru permulaan.

Hal yang Perlu Diperhatikan

5 Hal Krusial yang Wajib Diwaspadai: Argentina vs Aljazair

  1. Duel Messi–Mbappé vs Barisan Belakang Aljazair
    Meski Mbappé bukan pemain Argentina, kehadirannya—dalam skenario hipotetis atau uji coba persahabatan—sering jadi bahan obrolan penggemar. Namun dalam laga resmi seperti ini, fokus tetap pada duo mematikan sejati: Messi dan Julián Álvarez—atau bahkan Lautaro Martínez jika dimainkan. Visi tajam Messi dan ketajaman finishing para penyerang Argentina akan jadi ujian berat bagi bek-bek Aljazair yang harus menjaga jarak ketat, tak boleh lengah sejenak pun.

  2. Kondisi Fisik Gelandang Tengah Argentina
    Lini tengah adalah jantung permainan Argentina. De Paul dan Mac Allister—yang kerap jadi poros distribusi—harus tampil fresh dan agresif. Jika keduanya fit, mereka bisa mengunci ritme pertandingan, memotong jalur umpan Aljazair, sekaligus menjadi engine transisi dari bertahan ke menyerang. Sebaliknya, kelelahan di lini ini bisa membuka celah besar di tengah lapangan.

  3. Ancaman Set Piece Aljazair
    Aljazair dikenal punya keunggulan fisik—terutama di duel udara. Pemain-pemain seperti Youcef Atal atau bahkan bek sentral seperti Ramy Bensebaini kerap jadi ancaman serius saat tendangan bebas atau sepak pojok. Kiper Argentina, Emiliano Martínez, harus ekstra waspada: satu kelalaian dalam mengantisipasi cross atau second ball bisa berujung gol.

  4. Beban Juara Bertahan
    Tekanan bukan hanya datang dari lapangan, tapi juga dari tribun dan ekspektasi global. Sebagai juara dunia 2022, Argentina dibebani harapan tinggi. Jika Aljazair mampu tampil percaya diri sejak menit pertama—menekan tinggi dan memaksa kesalahan—tekanan psikologis bisa memicu blunder individu, terutama di lini belakang atau saat mengolah bola di bawah tekanan.

  5. Serangan Balik Kilat Aljazair
    Timnas Aljazair tak main-main soal counter-attack. Dengan kecepatan sayap seperti Riyad Mahrez atau Islam Slimani (jika dimainkan), mereka mampu mengubah situasi dari defensif ke ofensif dalam hitungan detik. Bek Argentina—terutama bek sayap—harus pintar membaca ruang, tak gegabah maju tanpa penutup, dan siap recover instan begitu kehilangan bola di wilayah lawan. Satu langkah salah, bisa jadi tiket gol instan.

Prediksi

Laga sengit antara Argentina dan Algeria di Piala Dunia 2026 diprediksi bakal menjadi pertandingan yang tak kalah menegangkan dari segi tensi dan strategi. Meski tetap diunggulk...

Rencana eksklusif

Rencana prediksi mendalam lengkap khusus untuk member.

Pratinjau gratis di atas. Masuk untuk membuka analisis lengkap, statistik kunci, dan tebakannya.

Membuka…

Ulasan Pasca-Pertandingan

Argentina 3-0 Aljazair: Hattrick Messi Jadi Kunci Comeback Mengejutkan

Arrowhead Stadium, Kansas City — Argentina sukses meraih kemenangan telak 3-0 atas Aljazair dalam laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026. Namun, kemenangan ini tak lepas dari drama menegangkan yang menggoyang ritme pertandingan, setelah Aljazair sempat unggul lebih dulu lewat gol cepat Fares Chaibi.

Jalannya Pertandingan

Laga baru memasuki menit ke-8 ketika Aljazair membuat kejutan besar. Fares Chaibi, yang tampil gesit dan cerdas, memanfaatkan celah di lini belakang Argentina untuk membobol gawang Emiliano Martinez. Skor 1-0 pun berdiri, sekaligus menjadi pukulan keras bagi tim asuhan Lionel Scaloni yang belum mampu menemukan irama permainan.

Namun, Argentina tak butuh waktu lama untuk bangkit. Dalam tempo hanya sembilan menit, mereka langsung menyamakan kedudukan. Di menit ke-17, Lionel Messi—yang kembali menunjukkan kelasnya—menggiring bola dari sisi kanan, kemudian melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu diantisipasi kiper Aljazair. Skor jadi 1-1, dan momentum mulai bergeser ke pihak Albiceleste.

Memasuki babak kedua, Argentina tampil lebih dominan. Tekanan terus diberikan, dan pada menit ke-60, Messi kembali mencatat namanya di papan skor. Gol kedua itu datang dari eksekusi bebas yang disempurnakan dengan tendangan kaki kiri yang akurat, menggetarkan gawang lawan. Skor berubah menjadi 2-1 untuk Argentina.

Kemenangan pun dikunci pada menit ke-76, saat Messi menyelesaikan serangan cepat dengan tendangan voli yang tak terbendung. Hattrick-nya menjadi penanda kemenangan mutlak bagi Argentina, sekaligus memperbesar keunggulan menjadi 3-0.

Momen Kunci

Gol cepat Chaibi di menit ke-8 memang menjadi awal yang mengejutkan, tapi sekaligus menjadi ujian mental bagi Argentina. Namun, respons cepat Messi justru mengubah dinamika laga. Kehadiran sang kapten tidak hanya menyelamatkan skor, tapi juga mengubah arah permainan.

Dari situ, Argentina benar-benar mengambil alih kendali. Konsistensi dan kreativitas Messi menjadi tulang punggung serangan, sementara pergerakan lincah pemain-pemain seperti Julián Álvarez dan Enzo Fernández menciptakan ruang yang sulit dibendung.

Pemain Terbaik: Lionel Messi

Tidak ada keraguan lagi—Lionel Messi layak mendapat gelar pemain terbaik laga. Tiga golnya bukan sekadar angka, tapi simbol dominasi dan kematangan emosional yang ditunjukkan di momen krusial. Dengan visi tajam, kontrol bola luar biasa, dan ketepatan tembakan yang tak kenal kompromi, Messi kembali membuktikan bahwa ia tetap menjadi mesin utama Argentina.

Arti Hasil Ini

Bagi Argentina, kemenangan ini adalah modal berharga di awal turnamen. Tiga poin penuh, plus performa gemilang Messi, membuat mereka dipandang sebagai calon kuat lolos ke babak knockout. Scaloni pasti puas dengan mentalitas tim yang mampu bangkit dari ketertinggalan, serta disiplin strategi yang terlihat jelas di babak kedua.

Di sisi lain, Aljazair harus merenung. Gol cepat Chaibi tak cukup untuk mengimbangi kekuatan Argentina. Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga soal kesiapan bertahan dan reaksi cepat saat tertekan. Meski begitu, mereka masih memiliki kesempatan di dua laga tersisa. Fokus dan konsistensi pertahanan harus segera ditingkatkan.

Pertandingan ini kembali membuktikan: Argentina tetap menjadi salah satu favorit juara dunia, dengan Lionel Messi sebagai mesin utama yang tak bisa diabaikan. Dan di Kansas City, dia kembali menunjukkan alasan mengapa dia tetap menjadi bintang dunia.

Jelajahi Piala Dunia 2026

Akses cepat ke skor langsung, jadwal, prediksi, tim, dan panduan nonton resmi.

Dapatkan Panduan Piala Dunia 2026 GRATIS

Masukkan email & WhatsApp untuk menerima PDF Panduan Bertahan Piala Dunia 2026 untuk fans Indonesia.

Komentar

Masuk untuk ikut diskusi. Masuk